Jumat, 15 Maret 2013

NEWS


Apa Itu Sport Science? ::

Akhir desember lalu saat masih hangat-hangatnya berita tentang pelantikan pengurus PBSI yang baru, beberapa berita di media massa mengutip ucapan Rexy Mainaky tentang masih kurangnya penerapan "Sport Science" di Pelatnas Cipayung.

1. Pengertian sport science dari situs www.kensport.org

Sport science adalah penerapan prinsip-prinsip science untuk membantu meningkatkan prestasi olahraga. Secara umum terdapat 3 bidang dalam sport science yaitu: fisiologi, psikologi, dan biomekanika.

Fisiologi dalam sport science mempelajari bagaimana tubuh dalam merespon dan beradaptasi dengan latihan yang dijalani. Fisiologi dapat membantu atlet untuk: a. Mengidentifikasi kekuatan dan kelemahannya melalui uji kebugaran; b. Menilai apakah pelatihan telah berhasil; dan c. Merancang dan mengembangkan teknik-teknik pelatihan untuk mengoptimalkan adaptasi.

Psikologi dalam sport science mempelajari pikiran atlit untuk mengetahui bagaimana motivasinya, keyakinan dirinya, dan emosinya dapat memengaruhi perilaku atlet dalam olahraga. Psikologi dapat membantu atlet untuk: a. meraih prestasi lebih baik dan lebih konsisten; b. Meningkatkan kualitas pengalamannya dalam berolahraga; dan c. Mengembangkan mental skill yang diperlukannya dalam olahraga.

Biomekanika dalam sport science berkaitan dengan analisa mengenai mekanika gerakan tubuh. Biomekanika menjelaskan bagaimana dan mengapa tubuh bergerak seperti itu. Ini juga merupakan sarana untuk menguji interaksi antara si atlet dengan peralatannya dan lingkungannya. Biomekanika dapat membantu atlet untuk: a. Mengidentifikasi teknik-teknik terbaik untuk meningkatkan prestasi olahraga; b. Menentukan cara yang paling aman dalam melakukan olahraga tertentu sehingga mengurangi resiko cedera; dan c. Menganalisa peralatan olahraga seperti sepatu, raket, dan permukaan lapangan.

2. Pengertian sport science dari situs www.wikipedia.org

Sport science adalah disiplin ilmu yang mempelajari penerapan dari prinsip-prinsip science dan teknik-teknik yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi olahraga. Sport science biasanya mencakup bidang-bidang fisiologi, psikologi, motor control, dan biomekanika, tetapi juga meliputi bidang lain seperti nutrisi dan diet, sports technology, anthropometry, kinanthropometry, dan performance analysis.

Sports technology adalah mengenai pemanfaatan teknologi untuk olahraga dalam arti luas.

Anthroprometry adalah mengenai pengukuran fisik sesorang atau individu. Pemanfaatan anthropometry misalnya dalam hal industrial design, clothing design, ergonomika dan sebagainya yang memanfaatkan data statistik mengenai ukuran fisik individu dalam populasi tertentu untuk tujuan mengoptimasi produk.

Kinanthropometry didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari ukuran, bentuk, proporsi, komposisi, dan kematangan seseorang untuk mengetahui/memahami pertumbuhannya, pelatihannya, kinerjanya, dan nutrisi yang dibutuhkannya. Kinanthropometry menghubungkan anatomi dengan gerakan.

3. Pengertian sport science dari tim bidang sport science KONI Pusat di situs www.koni.or.id

Sport science merupakan aplikasi ilmiah dari prinsip pengetahuan untuk membantu atlet dalam meningkatkan performanya. Secara umum sport science ada 5 cabang yaitu: fisiologi, psikologi, biomekanik, nutrisi, dan kedokteran olahraga.

Nutrisi terkait dengan asupan nutrisi (makanan, minuman, dan berapa banyak) yang diperlukan oleh seorang olahragawan dalam latihan dan pertandingan, sehingga proses recovery, perkembangan, adaptasi, dan istirahat dapat menyatu hasil akhir atlet lebih kuat dan bugar dalam bertanding.

Kedokteran olahraga adalah penerapan ilmu kedokteran dalam olahraga yang meliputi beberapa bidang yaitu: pemeliharaan kesehatan atlet; penanganan cedera; pemulihan cedera; doping; terapi; massage; dan nutrisi.

4. Pengertian sport science dari buku Sports Science Handbook: I-Z yang ditulis oleh Simon P. R. Jenkins.

Sports science adalah disiplin ilmu yang luas yang terutama berkaitan dengan proses-proses yang menjelaskan perilaku dalam olahraga dan bagaimana kinerja atletik dapat ditingkatkan. Sports science meliputi sejumlah disiplin ilmu, termasuk kinanthropometry, biomekanika, fisiologi olahraga, psikologi olahraga dan sosiologi olahraga.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar